Sabtu, 2009 Juli 11

manusia besar





Bangun di pagi hari,dengan jiwa baru..semangat baru dan sesuatu yang baru.
ahh..(masih menguap:D)..ada berita kerenn niehh..
Iseng-iseng aku coba untuk googling tentang cerita yang udah menyebar dari mulut kemulut dan hidung kehidung.Satu cerita tentang penemuan kerangka raksasa manusia.
Sebenarnya cerita ini udah sangat lama,tepatnya pada 2002.
Dimananya..tepatnya di India.
Sebuah kerangka yang cukup besar memang.ukurannya berkisar antara 18 - 24 meter.
Bisa kita bayangkan..seorang manusia dengan ukuran sebegitu yang dapat merangkul batang sebuah pohon dan bahkan mencabutnya sampai ke akar-akarnya he he lutju juga..

Baca Lagi(klik judul)......

Sampai saat ini,raihan informasi yang aku dapat tentang kisah ancient human sebenarnya tidak semengejutkan ini.Bahkan ini sepertinya kok lebih mengejutkan dari berita kemenangan pak sby yang mencapai 60 persen itu.Tidak adaa itu..
Dan kita telah dengan sangat pasti meniscayakan berita yang seperti oret-oretan pensil ini*.
Evolusi Darwin memang telah cukup menggiurkan aku dengan segala macam teori tentang reproduksi manusia dalam habitatnya.Ada satu catatan kecil mengenai ini..
Dia berkata,makhluk yang mampu bertahan hidup bukanlah makhluk terkuat,makhluk terhebat,atau makhluk terpintar.Tetapi makhluk yang mampu bertahan hidup adalah makhluk yang paling responsif terhadap perubahan.
Dan perubahan itu memang telah terjadi.
Teori paling mutakhir tentang asal-usul manusia menggugurkan kesepakatan mengenai "out of africa".
Akhir dari evolusi itu,bermula pada 200 ribu tahun yang lalu.Tidak perlu panjang lebar dijelaskan disini.Sisiran perkiran dari transfer dna mitokondria dari seorang ibu berujung pada seorang "hawa" mitokondria,dan transfer kromosom Y dari seorang ayah berujung pada "adam" kromosom Y pada 200 ribu tahun yang lalu.
Satu era ketika kita mulai berexodus keluar dari "surga" ini dan masuk pertama kalinya ke israel.Kemudian ke eropa,indocina,asia tenggara,australia,dan berakhir pada sekitar 15 ribu tahun yang lalu di amerika.
Dan 200 ribu tahun bagi bayi bumi adalah seujung kuku untuk usianya yang sudah mencapai 4,5 milyar tahun.
Tak perlu lagi memikirkan tentang siapa manusia besar itu?
Pesta baru saja dimulai dan jaman glasial es baru akan datang 20 ribu tahun lagi.
Tapi puding sejarah hanya memuji-muji kisah milik kaum ad dengan kotanya Iram,kawan-kawan pembuka gaibnya mata penyaksi cinta Tuhan.
Iram adalah kota pertama yang dibangun manusia pada 5000 tahun yang lalu.Mereka adalah kaum nabi Hud,nabi keempat dari sitiran 25 nabi dalam literatur Islam.
Kaum pemilik tiang-tiang tinggi dengan ukiran-ukiran surealis.

Kembali pada cerita mengenai giant skeleton ini.
Lalu siapakah "manusia besar" itu?

Melalui sebuah artikelnya di bulan Maret 2007, media cetak bulanan ini menyebutkan tim arkeologi dari National Geography divisi India bersama dengan tentara nasionalnya tengah melakukan kegiatan eksplorasi di daerah selatan India untuk mengungkap kerangka manusia dalam ukuran yang fenomenal.
Sebuah kalimat keren untuk berita bohong.

Tidak berhenti sampai di situ. Banyak orang iseng atau malah orang-orang yang punya kepentingan pribadi dan kelompok pun ikutan menambahi cerita di foto ini.
Foto ini adalah murni palsu, diangkat dari Worth1000 sebuah web site yang menjadi ajang bagi seniman foto digital. Foto ini dibuat oleh seorang seniman yang menggunakan nama samaran IronKite, dan pada tahun 2002 foto ini memenangkan tempat ke tiga dalam kompetisi yang bertajuk "Arhceological Anomalies 2". Kontes aneh ini memang meminta para pesertanya untuk membuat hoax tentang penemuan arkeologi.

Rabu, 2009 Juni 17

berubah



Euh... Kalau mau jujur, teori evolusi itu ada benernya kok. Dan saya setuju, walau bukan 100%. Soal manusia keturunan monyet, itu memang suatu hal yang masih jadi perdebatan sampai sekarang. Dan menurut saya, itulah kelemahan teori evolusi.

Bagaimanapun, sebagai seorang ahli Kimia, terutama calon ahli Genetika (DNA), saya ga bisa begitu saja mengabaikan teori evolusi Darwin. *lirik Feinsch* Kenapa? karena teori evolusi Darwin yang hanya terlihat garis besar di luarnya saja, dan lebih mengarah ke pengaruh lingkungan. berhubungan dengan masalah gen. Orang kena cacar, terus kebal, mungkin itu memang bukan evolusi. Tapi binatang yang saling berhubungan saudara, itu masuk juga bagian dari evolusi. Manusia, juga berevolusi, dalam berbagai hal. Dan yang harus anda semua tahu, evolusi itu berlangsung dalam waktu lama. Bukan hanya sedetik, semenit, sehari, atau bahkan sebulan, tapi sangat lama.




Baca Lagi(klik judul)......

OK, mari kita pergi sedikit menyimpang ke masalah genetika, DNA, dll *ditimpuk*. Evolusi, dimulai dari bagian paling kecil dalam tubuh kita, yang mungkin sebagian orang mengenalnya dengan nama DNA alias Deoxyribo-Nucleic-Acid, asam nukleat yang mengandung informasi genetik. DNA yang terdiri dari empat basa yang saling berpasangan (A, G, C, T - A dg G, C dg T) ini bisa berubah, walau perubahannya kecil. Contoh, andaikan di satu tempat, seharusnya ada basa A yang berpasangan dengan G, bisa berubah kalau salah satu basanya diganti. Misalkan, A diganti C. Perubahan yang kecil ini mungkin tidak berarti apa-apa, bisa juga perubahan besar. Banyak contoh lain, tapi nanti kelamaan menjelaskannya (dan lebih baik anda baca bukunya saja.*g*).

DNA mengkode asam amino. Kalau perubahan DNA stabil, dan perubahan itu menyebabkan perubahan pengkodean asam amino, efek yang terjadi akan lebih besar daripada hanya basa DNA-nya yang berubah. Setiap asam amino punya sifat tersendiri (walaupun ada yang mirip), dengan demikian, beberapa perubahan asam amino dapat mengubah sifat. Dari asam amino ini, yang digabung-gabung, kasarnya begitu, jadilah protein.

Ada yang tahu jenis udang (CMIIW) yang dapat bertahan hidup di air panas yang suhunya sangat tinggi (sekitar 60ribu derajat Celcius, CMIIW)? Bagi kita, suhu sebesar itu, akan menyebabkan kerusakan protein. Tapi kok udangnya hidup ya? Setelah saya belajar tentang biokimia, udang tersebut tampaknya mengalami salah satu bentuk evolusi. Dia, mengalami perubahan asam amino, yang membuat struktur proteinnya berubah dan lebih stabil dibandingkan protein lain pada umumnya.

Sekarang, ke masalah gen-nya.. Kembali kita melihat dari.. DNA! *Ya, silakan pundung* Gen ini, adalah rangkaian DNA (atau RNA, untuk beberapa virus), yang membawa informasi genetik, atau, sifat-sifat tertentu suatu makhluk hidup. Kalau asam amino lebih ke fisik, gen bisa sifat fisik, bisa tingkah laku. Perubahan gen, yang bisa terjadi dari dalam, bisa juga akibat lingkungan, dapat menyebabkan perubahan fisik atau tingkah laku.

Lalu apa hubungan lingkungan dengan gen dan DNA? Makhluk hidup, pasti berusaha untuk hidup di suatu tempat kan? Nah, kalau lingkungan berubah, mau tidak mau, supaya cocok dan tetap bisa hidup di sana, makhluk hidup tersebut harus ikut berubah mengikuti lingkungannya. Dari sini, DNA mulai berubah, gen berubah, asam amino, protein, dll. Akhirnya, sifat fisik berubah, dan dalam beberapa kasus, tingkah laku-nya juga berubah. Inilah evolusi. Dengan berjalannya waktu, evolusi terus berjalan, dari evolusi yang kecil ke yang besar. Dan dengan bantuan seleksi alam, dari hasil evolusi ini dicarilah hasil yang paling cocok, paling sanggup bertahan di lingkungan itu.

Yah, demikian penjelasan saya dari sudut pandang lewat dalam. Untuk penjelasan lebih lanjut atau lewat sudut pandang dari luar, minta saja pada

Mohon maaf kalau ada kesalahan (karena saya tidak dapat menjelaskan dengan baik), dan mohon maaf juga kalau postingan ini terasa seperti kuliah singkat Genetika, Biokimia, atau Bioteknologi...

sumber : pemukulbatu.multiply.com

Sabtu, 2009 Mei 30

bing : dari microsoft...



Pada Kamis (28/5) lalu, Microsoft telah membuka rahasia mengenai Bing, sebuah search engine hasil rebrand dan pembangunan ulang oleh Microsoft, dari search engine yang sebelumnya diberi nama Kumo. Bing ini didesain untuk menggantikan Live Search. Bing ini memiliki improvisasi dari produk search engine sebelumnya, dan akan berkompetisi dengan Google Search. Bing ini sekaligus akan membantu Microsoft untuk share bisnis, dan tentu saja kehadirannya mengejutkan untuk Google.

Bing memang belum dipublikasikan secara resmi, namun tidak akan terlalu lama untuk dikeluarkan, yakni di tanggal 1 Juni mendatang. Mulai 1 Juni, user dapat menggunakan search engine Bing dari alamat Live Search, Seadngkan di tanggal 3 uni, Bing akan menjadi default search engine yang baru. Bing juga menampilkan pop up di text di hasil pencarian yang disentuh oleh mouse user. Hal ini akan menurut Microsoft akan mempersingkat waktu jika user tidak yakin akan mengkuti link hasil pencarian tersebut.

Bing dapat me-review banyak produk, walaupun tidak selalu ditampilkan dalam hasil pencarian. Ketika user ingin berbelanja online, baik Google maupun Bing memiliki link pencarian “Shopping” yang banyak. Hanya bedanya, Google menampilkan rating penjual, dan Bing tidak. Namun, Bing menampilkan program cashback, yang sulit untuk dikalahkan.

Bing memiliki data lebih ter-up-to-date dibandingkan Google, terbukti dengan ketika mengetikkan keyword “Obama Supreme Court”, Google menampilkan berita pencariannya, hanya saja top-link-nya masih cerita lama, sedangkan Bing menampilkan data pencarian 32 menit yang lalu. Search engine Bing juga lebih luas dalam mempresentasikannya di hasil pencarian, terbukti dengan ketika mencari video "Thomas Jefferson", di Google akan menampilkan list vertical video tersebut, namun di Bing, list video yang berkaitan dengan keyword tersebut akan ditampilkan, seperti list video "George Washington", dan sebagainya.
Sumber: www.beritanet.com
Baca Lagi(klik judul)......



Jumat, 2009 Mei 22

senjahati di remang pagi



Lir ilir, lir ilir, tandure wus sumilir
tak ijo royo-royo tak sengguh temanten anyar
Cah angon, cah angon, penekna blimbing kuwi
Lunyu lunyu yo peneken kanggo mbasuh dodotiro
dodotiro kumitir bedah ing pinggir
Dondomana j'rumatana kanggo seba mengko sore
mumpung padang rembulane, mumpung jembar kalangane.
yo surako surak iyo.


mentari masih malu-malu menyapa,ketika seorang anak manusia berdiri dalam kemegahan hatinya dalam ikhtiarnya meresapi embun yang berpendar lunak memohonkan rahmat bagi segala penjuru semesta alam.burung dara putih melintas memberikan teguran sopan namun membius jiwa yang baru saja terbangun dari mimpi suram di kelamnya malam.
Dia tampak tenang...walaupun riak sungai kecil disebelahnya tak memberikan makna apa-apa bagi kesadarannya.
kekalutan cinta telah berkarat menghujamnya dalam remang-remang fajar hatinya.itu yang terlihat ketika ia mencoba berfalsafah dalam ukiran manis di kulit pohon gaharu yang tersenyum menemaninya.

cinta...tak seindah apa yang dikata.
tak semerdu apa yang diucapkan.
tak semolek apa yang terkias.
namun ia anggun...
keanggunan yang menembus batas-batas tafsir metafor
dari hikayat kala fajar.
yang menghancurkan sendi-sendi ekslusivitas dan keakuan.
dan menerbitkan harapan pada kesyahidan suci
dalam jalan panjang kerinduan.
aku bukanlah ia...jika ia mengenalku.
jika ia dapat membekukan hatiku lebih daripada ia dapat membuatku menyerah pasrah...
aku tunduk...tapi bukan untuknya.
karena dalam ketundukanku masih terdapat jalan keluar suram yang terbentang...
aku ingin ia mengenalku...lebih dalam dan lebih dalam..
hingga embun ini berpendar meresapi waktu.
hingga fajar tak lagi bercerita.
hingga alam berseloroh lirih.
dan hingga merpati-merpati itu bertasbih...
aku akan tetap ada dan mencintainya...
dalam riuh tariannya...
dalam usang canda tawanya..
dalam bening matanya.
aku akan tetap ada...
hingga aku berpendar...
dan menyatukan jiwaku padanya.





Baca Lagi(klik judul)......



Senin, 2009 April 06

gebyar pemilu



Pemilu tinggal tiga hari lagi..masih bebenah...terlalu banyak partai.Bingung,jelas je..tapi ga papa.Inilah yang namanya demokrasi.Tapi,apakah harus seperti ini..istighfar,ga boleh ada pikiran seperti ini..ya sih,memang ini yang paling tepat buat bangsa kita saat ini.Ibarat bayi kita masih kecil belum bisa berdiri.Bagaimana mau berdiri kalau demokrasi saja masih harus diawasi oleh sang hyang upil dower.Ibarat kendaraan kita masih turun mesin,ya semoga saja bisa naik lagi.Tetapi kalau naik mesin itu ada ga ya istilah seperti itu?

Baca Lagi(klik judul)......

Terlalu banyak pilihan berujung pada pecahnya fokus perhatian.Itu mungkin salah satu segi positif dari pemilu pada periode ini disamping juga kedewasaan dan kecerdasan para pemilih untuk tidak merayakan hari kerusuhan nasional.Sudah..harsuhnasnya diganti dengan tumpengan saja biar ada kesan fairnya..ya..pintar!

Terus lagi masih membicarakan mengenai para golputers indonesia.Na..ini yang bikin repot.Demokrasi ko masih memainkan dagelan larang melarang.Ini kan aneh...
Itu kalau dilihat dari perspektif sekuler memang seperti itu.Takutnya bukan hanya dan bukan lagi hanya pada hantu marxis dan leninis saja,mungkin saat ini lebih wajar kalau ketakutan itu muncul karena kekuatan sekuler memang boleh dan boleh jadi berperan sangat krusial pada sistem demokrasi indonesia.Seperti ketujuhpersenannya yahudi di Amerika sono.
Golput bukan disimbolkan dengan haram,tapi wajib.Wajibnya ialah tentang memilih pemimpin.Itu wajib dalam Islam.

Mengenai poros sosialis,baik kiri maupun kanan.Saya melihat hanya pada kemampuan mereka berorasi serendah mungkin,ya kalau setinggi langit atau langit-langit lha kan lutju.Sosialis itu ya sudah seharusnya merakyat,oleh rakyat,dari rakyat,untuk rakyat dan tidak ada sama sekali bagian untuk malaikat he he..
Bisa-bisa kita malah terhibur karena datangnya para artis itu daripada dicekoki oleh logika politik yang ga jelas juntrungannya(sebagiannya besar) oleh para juru kampanye keblingert(artinya:keblinger dan keprepet).

Tapi bagaimanapun,kita harus menghargai demokrasi yang telah sedang akan terjadi saat ini.Ini adalah greatest demokracy i've ever see(walahh..bahasa apa lagi ini).
Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga didunia setelah Amerika dan Jepang.Dan negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara.
Kita cukup boleh berbangga diri dengan kenyataan ini.dan yang lebih membesarkan hati,kita hampir sukses melewatinya...lagi!

Rabu, 2009 Maret 11

Bapustarda Kalsel dan Globalisasi Informasi



Seperti apa rasanya hidup di era tata dunia baru sebagaimana halnya saat ini.Tampaknya hampir setiap orang telah mengecap pahit manisnya budaya yang mengglobal,dan hampir tak ada lagi sekat-sekat antar bangsa yang sepertinya belum lama ini dipersoalkan,telah membuat kita menjadi begitu resisten terhadap perubahan.
Kita sepertinya telah begitu menerima,tentunya dengan mengabaikan kenyataan bahwa hal ini tak dapat dihindari,segala hal yang datang dari luar.Apakah itu musik,fashion,film,dan juga tentu saja segala informasi yang dengan bebasnya dapat kita akses setiap saat.Kecanggihan teknologi saat ini berbanding terbalik dengan setiap konsekuensi yang dihasilkannya.


Pagi itu...saya sudah berada diloker Bapustarda Kalsel untuk meletakkan tas yang saya bawa sejak dari rumah.Pintu masuk disini masih terbuka seluas sejak pertama kali saya bersentuhan dengan segala circumstance ditempat ini.Foto-foto tentang pengenalan perpustakaan untuk anak-anak yang menampilkan keramaian anak-anak dari suatu SD negeri yang dikelilingi oleh buku-buku dan pengajar sekitar beberapa tahun yang lalu dan gambar Sutardji Calsum Bahri di sebuah poster di majalah dinding megah itu seperti masih belum bisa memuaskan rasa keterusikan saya setiap kali menginjakkan kaki di tangga pertama untuk menuju ke lantai tiga ,dimana tempat peminjaman dan pengembalian,para petugas perpustakaan,internet,dan juga keseluruhan buku berada.Senyum ramah seorang ibu,salah satu petugas disana,telah berhasil dengan sukses menyentuh hati saya dan saya terus melangkah menuju keruang buku.
Diruang buku,mungkin ada lebih dari 10.000 buku yang terpajang,banyak hal baru.Tetapi juga tak sedikit dari mereka yang sudah uzur.Tetapi hal tersebut tak mengurangi keklasikan pagi itu...

Baca Lagi(klik judul)......

Jam diatas komputer didekat loket peminjaman itu sudah menunjukkan pukul sepuluh.Setidaknya masih banyak waktu karena saya bebas hari ini.Televisi diujung loket tampaknya mulai menayangkan tayangan yang bersiap untuk sebuah sekilas info.
Saya mencoba kembali lagi kedunia indah yang baru saja saya bangun tadi bersama sejumlah buku yang tidak terlalu penting sebenarnya,namun cukup ampuh untuk mengusir kebosanan sehari ini.
Tetapi tampaknya aroma televisi,yang walaupun sangat kecil sekali,cukup mampu membuat ngeh pikiran yang lagi kekenyangan ini karena baru saja menghabiskan dua porsi empek-empek diluar tadi.

Lirih terdengar berita tentang badai Rob yang melanda perkampungan kumuh dipinggiran Jakarta.Rumah-rumah disana telah mulai tersapu sedikit demi sedikit namun pasti oleh tingginya air pasang.Inilah efek rumah kaca,pikir saya.Kalau dalam bahasa canggihnya,green house.
Sebenarnya kosa kata ini aneh,karena pada kenyataannya efek ini terjadi karena gas-gas CO2,methane,dan amonia yang seharusnya menjadi selimut penghangat bagi bumi,saat ini telah overdosis.Meledaknya populasi manusia membuat gas-gas ini menumpuk di atmosfir dan menghambat sinar infra merah yang biasa dipancarkan oleh planet seperti Bumi,karena pada dasarnya komponen yang menghasilkan panas juga menghasilkan radiasi infra merah termasuk tubuh manusia.
Ya,jadi seharusnya kan yang lebih tepat itu red house.

Seorang ilmuwan kawakan yang masih tersohor di abad ini,James E Lovelock dengan bukunya G.A.I.A: A new look at life on Earth yang saya baca diatas meja cukup menggambarkan hal ini.Dan juga bagaimana saya cukup tersentil dengan salah satu kutipan di halaman depan yang cukup pedas.Ia mengecam ilmuwan-ilmuwan yang mendiamkan saja masalah-masalah pencemaran udara sebagai sebuah hal wajar.Kebenaran,katanya,dapat menjadi miring apabila kesalahan yang terbukti secara hukum diterima secara luas sebagai sesuatu yang netral.Bagaimanapun hal ini ada benarnya.

Mencoba tersadar dari pemikiran ini,ternyata televisi telah diganti ke channel lain oleh salah seorang petugas loket.
Masih dalam konteks sekilas info,terdengar berita tentang seorang bocah yang digebuki hampir mati karena mencuri pupuk yang kemudian direkam oleh salah seorang disana dan lalu menyebar di handphone-handphone milik masyarakat luas.Ironisnya,bocah itu baru berusia limabelas tahunan.

Kengerian langsung membayang jelas dimata saya.Bangsa yang besar ini dan berita itu jelas tidak sinkron di otak saya.
Saya jadi teringat dengan refleksi dari seorang budayawan di salah satu radio
swasta terkenal.Ia menceritakan dengan baik bagaimana Posyandu di era Presiden Soeharto dapat mencerminkan sebuah masyarakat beradab yang berdikari.
Bagaimana masyarakat di zaman itu menyelenggarakan sebuah even semisal imunisasi dengan inisiatif sendiri dan anak-anak pun tidak lupa membawa pulang pemberian buah-buahan yang secara simbolis menunjukkan kepedulian masyarakat akan lingkungan sekitar mereka.
Ia menerangkan bagaimana budaya itu kini telah luntur tergerus oleh arus globalisasi peradaban dengan segala hiruk-pikuknya.Bagaimana budaya itu mungkin digerus oleh tayangan-tayangan sinetron tak bermutu yang bukannya mendidik justru malah menstimulasi kesan hedonisme berlebihan yang pada akhirnya hanya akan menjadi bayangan yang menggantung dibawah kelopak mata setiap orang.

Saya,walaupun seorang mahasiswa TI,menyadari dengan sungguh bahwa teknologi informasi tak sepenuhnya adalah sesuatu yang bersih tetapi juga bukan sebagai suatau sasaran kesalahan atas segala ketimpangan-ketimpangan budaya.
Saya jadi teringat,ketika ada teror di Mumbai,India.Ketika para teroris menggunakan software Google Earth untuk menggambar area yang akan mereka teror.Sampai titik ini,saya cukup mendukung pernyataan salah satu petingi dinasti Google,mengenai peristiwa tersebut,yang berkata,bagaimanapun peniadaan teknologi informasi tidak akan menghentikan kegiatan terorisme di dunia kita.

Dengan sedikit tersenyum,saya membereskan buku-buku yang baru saya baca diatas meja dan meletakkannya diujung.Saya masih berdiri diatas sebuah gedung yang menjadi saksi kemurnian pemikiran pada beberapa generasi dari para pembuat dan pelaku sejarah.Dan yang mengagumkan tak pernah berubah.Ia masih saja terpoles kesahajaan yang cemerlang.
Diatas komputer itu,jarum pendek jam masih diposisi yang sama,hanya jarum panjang yang sudah bergeser sepanjang dua angka.Saya harus cepat pulang,karena tiba-tiba saya teringat dengan tugas-tugas dari kampus yang sudah begitu menumpuk dikomputer menunggu untuk dikerjakan.

Rabu, 2009 Februari 25

semiklimaks android OS



Google perusahaan yang dibentuk oleh dua orang pemuda yang bernama Larry Page dan Sergey Brin ini bukan hanya sukses dengan aplikasi mesin pencari di Internet, kian hari Google makin melebarkan sayap bisnisnya, selain menebar puluhan fasilitas gratis di Internet seperti e-mail, RSS reader, aplikasi perkantoran online, Peta online dan browser, dan masih banyak lagi, kini Google telah memasuki produk perangkat genggam yang dikenal dengan nama Google Phone (G1) dan bahkan belakangan telah tersiar kabar bahwa Google akan membuat Google Phone versi kedua (G2).

Google Phone generasi pertama (G1) dijejali dengan sistem operasi buatannya sendiri yang diberi nama Android, sistem operasi ini dibangun dengan kernel Linux yang bersifat open source, dengan adanya sistem operasi Android ini maka dibentuklah sebuah aliansi yang bernama OHA (Open Handset Alliace) yang didalam nya terdiri dari 47 anggota produsen ponsel/smartphone, semikonduktor, perusahaan jasa, penjualan dan perangkat lunak, diantaranya adalah Sony Ericsson, Samsung, NVidia, Broadcom, Intel, eBay dan lain-lain. Jumlah anggota aliansi ini dipastikan akan terus bertambah. Selanjutnya dengan adanya aliansi ini, diharapkan adanya standarisasi bagi para pengembang perangkat lunak dan perangkat keras yang ingin membangun produknya dengan sistem operasi Android ini.

Baca Lagi(klik judul)......

Fitur yang dimiliki ponsel G1
Sistem operasi Android memiliki fitur yang dimiliki oleh sebuah smartphone pada umumnya, namun perangkat ini lebih ditujukkan bagi mereka para pengguna Internet dan terutama para pengguna aplikasi Google seperti GMail, Google Maps dan Internet, selain itu G1 memiliki fitur smartphone saat ini diantaranya adalah kemampuan layar sentuh, push e-mail, dan WiFi namun aplikasi inti dari Android itu sendiri adalah fungsi kalender, e-mail client, SMS, peta, browser Internet dan buku alamat. Penulis melihat bahwa Android memiliki pendekatan dari beberapa sistem operasi yang ada saat ini, diantaranya :


* Fungsi layar sentuh yang dimiliki Android mengacu pada model layar sentuh yang dimiliki Apple iPhone, walaupun pada Android tidak ada fungsi multi-touch namun interface model sentuh ini seolah telah menjadi ikon baru bagi perangkat genggam masa kini termasuk pada Android yang dijejalkan pada G1 ini.
* Adanya menu tab dan tombol "home" pada Android mirip dengan menu yang dimiliki oleh Palm OS.
* Fitur Menu yang tersembunyi dan adanya aplication switcher untuk loncat-loncat kedalam aplikasi yang sedang aktif ini mengikuti fitur yang ada pada BlackBerry, selain itu Android juga memiliki fasilitas untuk melakukang setting push email secara cepat dan tombol scrollball mirip BlackBerry.
* Android juga memiliki kemampuan kustomisasi aplikasi dan tampilan, sehingga para penggunanya bebas untuk memasang aplikasi tambahan yang disediakan oleh pihak ketiga juga kemudahan untuk mengubah tampilan sesuai selera, hal ini mengacu pada sistem operasi Windows Mobile buatan Microsoft.

Dengan hadirnya sistem operasi Android di ranah perangkat genggam tentu akan menambah semarak dunia gadget tanah air, untuk saat ini memang belum banyak perangkat yang telah menggunakan sistem operasi ini, Google Android (G1) pun hanya tersedia untuk pasar Amerika, namun sebuah perusahaan perangkat elektronik dari Australia yang di kepalai oleh anak muda bernama Mike Kogan, telah mencipatakan smartphone yang bertajuk Kogan Agora, ini adalah perangkat ponsel pintar kedua setelah G1 yang menggunakan sistem operasi Android.

Namun pada kenyataanya banyak perangkat lain (terutama PocketPC) yang telah dimodifikasi oleh pemiliknya sehingga menggunakan sistem operasi Android.

Untuk Pasar Indonesia sendiri, Android belum akan muncul dalam waktu dekat ini, terlebih ketika G1 dipasarkan dengan sistem bundling bersama operator AT&T di Amerika. Namun tidak menutup kemungkinan bagi para 'hacker' Indonesia untuk menjejalkan sistem oeprasi Android kedalam perangkat ganggam yang ada. Atau mungkin membobol sistem G1 seperti halnya yang terjadi pada Apple iPhone pada waktu lalu.

Bukan Hanya Untuk Ponsel
Android merupakan sistem operasi yang fleksible, dia tidak melulu hanya dipasang pada perangkat telepon pintar saja, namun beberapa “tukang ngoprek” yang salah satunya bernama Daniel Hartmann sudah berhasil mencoba mengkompilasi Android pada sebuah Netbook, “Kami membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk mengkompilasi sistem operasi Android kedalam Netbook Asus EEEPC” ujar Hartman.



Semua fungsi yang dimiliki Android bisa berjalan baik pada Netbook, termasuk sound card, VGA card dan wireless card untuk mengakses Internet namun tanpa fungsi telepon dan tanpa fungsi layar sentuh tentunya. Tidak menutup kemungkinan jika pada waktu yang akan datang akan ada Netbook yang dijejali dengan sistem operasi Android yang dibuat secara massal, lengkap dengan kemampuan layar sentuhnya karena Google memang berencana akan menggunakan Android untuk perangkat apapun.

Google sepertinya memang telah memiliki visi yang mantap dengan mebuat sistem operasi Android ini dan siap meraup banyak keuntungan, karena untuk menjalankan Android kita tidak memerlukan sumber daya yang besar, bahkan sangat kompatible dengan ARM prosesor yang berharga lebih murah dan lebih hemat daya. Hal ini memungkinkan bagi pihak pengembang untuk membuat produk yang lebih murah, hemat daya, lebih dinamis dan ini akan memberikan gelombang baru pada dunia komputasi kita saat ini.

Penulis juga menilai bahwa dimasa yang tidak lama lagi, sistem operasi Android akan menjadi lebih populer dibanding sistem operasi mobile yang sudah ada. Bahkan kepopuleran Microsoft Windows Mobile juga akan dilibas karena Microsoft memang lebih memfokuskan produknya untuk pasaran desktop.

Fleksibilitas sistem Android ini yang menarik banyak pihak, salah satunya adalah produsen ponsel SonyEricsson, mungkin Android telah menjadi salah satu alasan bagi Sony Ericsson untuk melepaskan Symbian UIQ dan beralih ke Android untuk jajaran produk ponsel yang akan dibuat nanti. Kita lihat saja.[Q]

*) Tulisan ini pernah dimuat di harian Bisnis Indonesia, Suplemen TrenDigit@l edisi Senin 9 Februari 2009.